Doaku Untuk Palestina

Posted: January 5, 2009 in Islam

Tak terasa sekarang sudah memasuki tahun baru, 1430 H, kebetulan berdekatan dengan tahun baru masehi 2009.Tapi buatku, tahun baru Islam lebih istimewa ketimbang tahun baru masehi, entah mengapa yang pasti datangnya tahun baru hijriah lebih memiliki Ruh. Mengingatkanku kembali akan sejarah pertama kali tahun ini di mulai. Tahun hijriah dimulai ketika Nabi Muhammad hijrah untuk pertama kalinya ke kota Madinah dari kota Makkah. Seperti tahun-tahun sebelumnya, tak ada kegiatan istimewa yang kulakukan dalam menyambut tahun baru ini, hanya di rumah, membuka laptop, browsing berita-berita terkini, cek email, yah seperti keseharian biasanya, tak ada yang istimewa dan membosankan. Tapi, perasaan itu ku kubur dalam-dalam. Seharusnya ku harus lebih bersyukur, masih bisa menikmati kamar yang terang, duduk di kasur empuk, menikmati semilir angin dari bilah-bilah kipas angin listrik yang kecil. Akhir-akhir ini aku menjadi lebih rajin membuka eramuslim, yang kulihat cuma satu kondisi terakhir saudara-sadaraku seiman di Palestina sana. Miris rasanya melihat mereka di gempur habis-habisan oleh zionis laknatullah Israel. Tadinya kupikir penderitaan berkepanjangan rakyat palestina sudah cukup saja Allah berikan ketika mereka yang di Jalur Gaza diisolasi dari dunia luar. Satu tahun sudah mereka merasakan kepedihan tak berjeda yang dilakukan dengan sengaja oleh Israel. Itu yang membuatku harus mengubur dalam-dalam dan bersyukur. Saudara-saudaraku disana tak pernah bisa tidur dengan nyenyak mengingat gelapnya malam di Jalur Gaza, tak ada listrik, kekurangan bahan pangan, sarana kesehatan yang mungkin hanya sampai kata cukup. Sekarang ditambah dengan lagi dengan gempuran habis-habisan dengan pesawat dan senjata super canggih Israel buatan Amerika. Mungkin, saudara-saudaraku disana tak lagi bisa memikirkan sekarang adalah awal tahun baru Islam, apalagi merayakannya dengan sukacita bersama keluarga dan kerabat. Ledakan kembang api indah yang lama-kelamaan juga mengganggu di tempatku tinggal bukan apa-apa dibandingkan dentuman missil-missil canggih Israel. Aku tak habis fikir, kenapa di zaman serba canggih dan manusia bisa dibilang mencapai kecerdasan gemilang di abadnya, masih ada yang menjajah tanah orang lain, merebutnya dari si pemilik sah, dan masih bisa berkata lantang dan gagah dengan jet-jet canggih F16. Sedih rasanya melihat penderitaan rakyat palestina yang seakan berjuang sendiri di tengah-tengah kemunafikan bangsa arab yang tak sedikitpun menolong. Palestina, ku disini hanya mampu berdoa untukmu, untuk kemenanganmu. Dalam setiap shalatku, tak pernah kuluputkan doa untukmu.

Ya Allah, kuatkanlah para pejuang palestina, berikanlah mereka ketabahan dan kesabaran, bumi hanguskanlah Israel dari peta dunia, berikanlah kemerdekaan buat rakyat palestina, tunjukkanlah yang benar itu akan selalu menang, yang bathil akan binasa, lindungilah mereka, ampunilah dosa-dosa rakyat palestina sebagaimana firmanMu “Maka Tuhan mereka memperkenankan permohonannya (dengan berfirman): “Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang-orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki atau perempuan, (karena) sebagian kamu adalah turunan dari sebagian yang lain. Maka orang-orang yang berhijrah, yang diusir dari kampung halamannya, yang disakiti pada jalan-Ku, yang berperang dan yang dibunuh, pastilah akan Ku-hapuskan kesalahan-kesalahan mereka dan pastilah Aku masukkan mereka ke dalam surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, sebagai pahala di sisi Allah. Dan Allah pada sisi-Nya pahala yang baik (Al-Imran:195)”, tinggikanlah mereka-mereka yang berperang dibandingkan bangsa arab lainnya yang hanya duduk seperti firmanMu “Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai ‘uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar (An-Nisaa:95)”, rakyat-rakyat palestina itu telah dikhianati oleh israel terlaknat, mereka telah mengkhianati perjanjian yang mereka buat sendiri, mereka juga yang telah memulai peperangan maka sepatutnyalah rakyat-rakyat palestina memerangi mereka, “Mengapakah kamu tidak memerangi orang-orang yang merusak sumpah (janjinya), padahal mereka telah keras kemauannya untuk mengusir Rasul dan merekalah yang pertama mulai memerangi kamu?. Mengapakah kamu takut kepada mereka padahal Allah-lah yang berhak untuk kamu takuti, jika kamu benar-benar orang yang beriman. (At-Taubah:9)”, berikanlah mereka ruh-ruh syuhada dan mujahid yang telah dulu syahid, karena sesungguh meraka tidak mati, semangat mereka akan terus berkobar bersama rakyat palestina hingga meraih kemenangan, “Dan janganlah kamu mengatakan terhadap orang-orang yang gugur di jalan Allah, (bahwa mereka itu ) mati; bahkan (sebenarnya) mereka itu hidup[100], tetapi kamu tidak menyadarinya (Al-Baqarah:154).”, saya tahu senjata musuhMu sangat canggih, saya tahu jumlah musuhMu lebih banyak, saya tahu senjata kami tak hebat, jumlah kami sedikit dan terisolasi, tapi jadikanlah kesabaran sebagai senjata meraka mengalahkan zionis laknat israel, “Hai Nabi, kobarkanlah semangat para mukmin untuk berperang. Jika ada dua puluh orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan dua ratus orang musuh. Dan jika ada seratus orang yang sabar diantaramu, niscaya mereka akan dapat mengalahkan seribu dari pada orang kafir, disebabkan orang-orang kafir itu kaum yang tidak mengerti (Al-Anfal:65).”, Ya Allah jangan jadikan mereka orang-orang yang takut dan mundur, Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang yang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur). Barangsiapa yang membelakangi mereka (mundur) di waktu itu, kecuali berbelok untuk (siasat) perang atau hendak menggabungkan diri dengan pasukan yang lain, maka sesungguhnya orang itu kembali dengan membawa kemurkaan dari Allah, dan tempatnya ialah neraka Jahannam. Dan amat buruklah tempat kembalinya (Al-Anfaal:15-16).” Ya Allah ya rahmah ya rahiim, pulihkanlah keadaan mereka setelah perang, berikanlan pemimpin, dan masukkanlah orang-orang yang syahid di jalanMu ke dalam surgaMu, “Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang) maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berakhir. Demikianlah apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yang syahid pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka. Allah akan memberi pimpinan kepada mereka dan memperbaiki keadaan mereka. Dan memasukkan mereka ke dalam jannah yang telah diperkenankanNya kepada mereka (Muhammad:4-6).”, dan berikanlah kemenangan yang besar buat mereka…. Amin Ya Rabbal Alamiin, “Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah; lalu mereka membunuh atau terbunuh. (Itu telah menjadi) janji yang benar dari Allah di dalam Taurat, Injil dan Al Quran. Dan siapakah yang lebih menepati janjinya (selain) daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan yang besar.(At-Taubah:111)”..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s